Showing posts with label Burung Cucak-cucakan (merbah). Show all posts
Showing posts with label Burung Cucak-cucakan (merbah). Show all posts

Wednesday, September 9, 2015

Mengenal burung Trucukan jantan dan Tips membuat pakan racikan


Sobat Burung Kicau pasti sudah kenal dengan dengan burung yang satu ini, karena burung ini sangat familiar sekali, yah namanya adalah burung Trucukan, ada juga yang menyebutnya dengan burung Jog-jog, Cerukcuk dan lain-lain, sedangkan di dalam bahasa Inggris burung yang masih bersaudara dengan Cucak rowo ini di sebut Yellow-Vented Bul-bul.

Burung yang memiliki nama latin Pycnonotus Goiavier ini masih banyak di temukan di sekitar kita, dan hampir semua pasar burung pasti menjual burung ini, artinya burung ini populasinya masih terjaga di alam ini, di habitatnya burung ini menyukai di semak belukar, perkebunan, hutan sekunder, pekarangan dan tak jarang burung ini sering terlihat di tepi jalan ataupun di keramaian dan biasanya mereka berkelompok.

Seperti burung-burung Merbah/Cucak-cucakan yang lain, burung ini gemar sekali memakan buah-buahan seperti pisang, pepaya, apel dan mereka juga memakan beberapa serangga, ulat, cacing dan lain-lain.

Banyak juga sobat kicau yang memelihara burung ini, selain harganya yang terjangkau burung inipun mempunyai gaya khas yaitu berkicau sambil membuka kedua sayapnya atau biasa di sebut dengan istilah Garuda, di tambah lagi dengan suara yang merdu, apalagi untuk burung yang sudah bisa Ropel atau orang jawa menyebutnya dengan istilah Ningklong, serasa kicauan burung Cucak rowo.

Untuk membedakan jenis kelamin burung Trucukan sebagai berikut:
Jantan:

  • Buka mulutnya dan lihatlah, jika tenggorokannya berwarna kuning/orange maka burung itu jantan.
  • Lingkar hitam di sekitar mata, warna hitamnya lebih pekat/tegas.
  • Lebih suka membuka jambul di kepalanya apalagi saat berkicau.
  • Ukuran badannya lebih besar/kekar.
  • Warna pada bagian dadanya terlihat agak gelap.
  • Pada saat diam ekornya biasanya ngumpul / tidak mekar.
  • Lebih jelasnya lihat pada gambar..




Sedangkan Untuk Betina sebaliknya..


Tips membuat pakan racikan agar burung Trucukan cepat gacor:
  1. Sobat bisa mengoleskan madu pada buah pisang lalu berikan pada burung anda.
  2. Atau sobat bisa juga memberinya apel+kroto, caranya yaitu:
    -Parut lah buah apel yang akan di berikan, lalu ambil daginya/ampasnya saja, kemudian campurlah dengan kroto secukupnya.


Wednesday, May 13, 2015

Burung Siri-siri atau Cucak rawis, burung master yang perlu di perhitungkan

Burung master sangatlah di butuhkan untuk materi lagu kicauan dari burung yang ingin di master, namun tidak semua burung yang layak untuk di jadikan masteran. Dewasa ini yang menjadi trend adalah suara burung yang berkarakter suara tembakan, crecetan panjang, dan speed yang rapat. seperti burung Cililin, Kapas Tembak, Lovebird, Tengkek buto, Kenari dan lain-lain.

Burung Siri-siri juga banyak di buru karena juga memiliki karakter suara tembakan yang lumayan tajam, selain itu harga burung ini juga tidak terlalu mahal, dan sangat cocok untuk masteran burung Murai batu, Cucak ijo, Pentet dan burung kicau yang lainnya.

Mungkin masih ada yang salah informasi tentang burung yang satu ini di luar sana, beberapa penghoby Burung kicau ada yang berpendapat bahwa yang paling bagus di jadikan masteran adalah burung Siri-siri yang punya postur tubuh yang besar, dan yang berpostur tubuh kecil kurang bagus suaranya.

Dan yang sebetulnya orang bicarakan burung Siri-siri berpostur tubuh besar adalah Burung Siri-siri yang sebenarnya, sedangkan yang berpostur tubuh kecil itu adalah burung Cucak rawis.

Adapun Perbedaannya adalah:

  • Burung Siri-siri  atau biasa juga di sebut dengan Brinji bergaris, dalam bahasa international di sebut sebagai Streaked Bul-bul, dengan nama latin Ixos Malaccensis, dan panjang tubuh nya sekitar 22 cm. Suara crecetan lebih rapat dan panjang daripada Cucak rawis.
Burung Siri-siri



  • Burung Cucak rawis yang sering juga di sebut dengan Brinji gunung, dalam literatur international di sebut dengan Sunda Bul-bul, walaupun mempunyai nama berbeda, burung ini masih memiliki kekerabatan yang dekat dengan burung Siri-siri. Sedangkan burung ini memiliki nama latin Ixos Virescent, dan panjang tubuhntya sekitar 20 cm.
Burung Cucak rawis



Friday, April 10, 2015

Mengenal beberapa burung jenis burung Merbah (Cucak-cucakan)

Burung Merbah atau yang lebih di kenal dengan burung cucak-cucakan atau keluarga Pycnonotidae ini banyak tersebar di asia dan afrika.Dalam bahasa inggris burung merbah ini di sebut dengan bul-buls. Burung-burung ini sangat riuh suaranya dan meramaikan alam dengan nyanyiannya,apalagi di saat pagi hari dan sore hari.Kicauannya pun beragam dan terdengar sangat harmonis dan merdu.


Di alam habitatnya burung merbah (cucak-cucakan) hidupnya suka berpasang-pasangan atau berkelompok dan sering juga di temui burung ini bercampur dengan kelompok jenis lain.Mereka menyukai daerah pepohonan yang rindang dan semak belukar.Adapun nama Merbah di ambil dari bahasa melayu,sedangkan Cucak adalah sebutan orang jawa,dan di pulau lain ada yang menyebutnya sebagai Tempuruk, Empuloh, Pampulu, Brinji dan lain-lain.


Burung Merbah ini memakan buah-buahan yang lunak seperti pepaya, pisang dan sebagainya.Dan mereka juga memakan serangga seperti belalang, jangkrik, ulat, dan lain-lain.


Mereka mempunyai ciri bulu yang halus, lembut, paruhnya ramping, sayapnya pendek, ekornya sedang dan beberapa jenis ada yang memiliki jambul.Namun untuk membedakan jenis kelamin antara jantan dan yang betina agak sulit,karena keduanya adalah jenis burung yang memiliki ciri fisik yang hampir sama.


Inilah beberapa jenis burung Merbah (cucak-cucakan) yang kami rangkum khususnya untuk para sobat Burung kicau lovers.

Berikut aneka jenisnya:

1. Cucak rowo / Straw-Headed Bulbul (Pycnonotus Zeylanicus)















    2. Cucak kerinci / Cream-Striped Bulbul (Pycnonotus Leucogrammicus)




      3. Cucak Mutiara / Spot-Nacked Bulbul (Pycnonotus Tympanistrigus)





















        4. Cucak Sakit tubuh / Black and White Bulbul (Pycnonotus Melanoleucos)

















            5. Cucak Kuning / Kutilang Emas / Black-Crested Bulbul (Pycnonotus Melanicterus)

















              6. Cucak Kuricang / Kutilang Sutra / Black-Headed Bulbul (Pycnonotus Atriceps)





















                7. Cucak Bersisik / Scaly-Breasted Bulbul (Pycnonotus Squamatus)

















                  8. Cucak Kelabu / Grey-Bellied Bulbul (Pycnonotus Cyaniventris)



















                    8. Cucak Cambang Merah / Kutilang Malaysia / Red-Whiskered Bulbul (Pycnonotus Jocosus)





                      9. Kutilang / Merbah Suti / Sooty-Headed Bulbul (Pycnonotus Aurigaster)


















                        10. Cucak Rumbai Tungging / Puff-Backed Bulbul (Pycnonotus Eutilotus)



















                          11. Cucak Wilis / Orange-Spotted Bulbul (Pycnonotus Bimatulatus)




















                            12. Merbah Gunung / Flavescent Bulbul (Pycnonotus Flavescens)





















                              13. Trucukan / Jog-jog / Merbah kapur / Yellow-Vented Bulbul (Pycnonotus Goiavier)

















                                14. Kapas Tembak / Merbah Belukar /Olive-Winged Bulbul (Pycnonotus Plumosus)




















                                  15. Merbah Corok-corok / Cream-Vented Bulbul (Pycnonotus Simplex)





                                    17. Merbah Mata Merah / Red-Eyed Bulbul (Pycnonotus Brunneus)


















                                      18. Merbah Kacamata / Spectacled Bulbul (Pycnonotus Erythrophthalmos)


















                                        19. Empuloh Ragum / Ochraceous Bulbul (Alophoixus Ochraceus) 





















                                          20. Empuloh Janggut / Cucak Jenggot / Grey-Cheeked Bulbul (Alophoixus Bres)



















                                            21. Empuloh Irang / Merbah Perut Kuning / Yeloow-Bellied Bulbul (Alophoixus Phaeocephalus)





















                                              22. Brinji Rambut Tunggir / Hairy-Backed Bulbul (Tricholestes Criniger)






















                                                23. Brinji Bergaris / Siri-siri / Streaked Bulbul (Ixxos Malaccansis)



















                                                  24. Brinji Gunung / Cucak Rawis/  Sunda Bulbul (Iole Virescens)
















                                                    25. Brinji Kelabu / Ashy Bulbul (Hypsipetes Flavala)




                                                      Monday, April 6, 2015

                                                      Kenali burung Cucak rowo yang palsu agar tidak tertipu

                                                      Pasti sangat mengecewakan dan menjengkelkan jika membeli burung pada pedagang burung yang tidak jujur,dan ternyata tidak sedikit pula pedagang yang doyan menipu pembelinya dengan dalih meraup keuntungan yang lebih besar.Korban nya adalah para penghoby burung yang masih baru atau pembeli burung yang masih belum pengalaman tentang burung.

                                                      Burung Cucak rowo adalah salah satunya yang di jadikan media penipuan,karena burung ini memiliki harga yang terbilang mahal yakni kisaran 5 juta rupiah untuk burung bakalan /ekor.Maka dari itu saya akan mecoba mengulas perbedaan untuk burung Cucak rowo yang asli dan yang palsu.Agar sobat Burung kicau lovers tidak tertipu.

                                                      Cucak mutiara
                                                      Berikut adalah perbedaannya:

                                                      • Cucak rowo yang asli memiliki mahkota kepala berwarna jingga (kuning) terang,sedangkan yang palsu memiliki mahkota yang berwarna gelap.
                                                      • Yang asli memiliki dua garis hitam yaitu satu,pada sekitar mata hingga ke pangkal paruh dan kedua, garis hitam di bawah matahingga ke pangkal paruh.. jika di lihat seperti garis hitam bercabang.Dan untuk yang palsu ini tidak memiliki garis hitam bercabang.

                                                      • Burung Cucak rowo asli tubuhnya lebih besar daripada yang palsu.
                                                      • Yang asli warna pada punggung coklat zaitun dan sayapnya berwarna hijau kecoklatan dengan coretan garis putih.Untuk yang palsu juga memiliki coretan garis putih,namun warna bulunya hampir keseluruhan berwarna coklat gelap.


                                                      Burung yang palsu ini sama2 dari jenis burung cucak-cucakan dan hidup di rawa-rawa,burung yang sering di jadikan Cucak rowo palsu ini adalah burung Cucak Mutiara.Burung ini suaranya kurang tebal,kurang keras,tidak bulat,tidak bisa ngropel seperti burung cucak rowo.








                                                      Sunday, April 5, 2015

                                                      Mengenal lebih dekat burung Cucak rawa (Cucak rowo)

                                                      Siapa sih sobat Burung kicau lovers yang tidak kenal dengan burung Cucak rawa,atau orang jawa menyebutnya dengan Cucak rowo.Burung ini mempunyai nama latin Pycnonotus Zeylanicus dan berukuran paling besar di bandingkan burung jenis cucak-cucakan yang lain,yakni ukuran tubuh nya sekitar 28cm.


                                                      Burung yang harganya cukup menguras isi kantong ini meiliki kicauan yang sangat keras,suaranya tebal,bulat dan sangat merdu.Jika burung ini sedang berkicau bersahutan seolah membuat gempar isi rumah,kalo syahrini bilang cetar membahana.


                                                      Di alam bebasnya burung ini memakan buah-buahan dan berbagai serangga seperti belalang, jangkrik, ulat, siput air, cacing dan lain-lain.




                                                      Ciri-ciri:
                                                      Burung yang suaranya menggelegar ini mempunyai warna bulu di atas kepala (mahkota) berwarna kuning jerami (jingga),garis hitam melintang di sekitar mata hingga paruhnya dan pada sisi dagunya (pangkal paruh),punggung nya mempunyai warna bulu coklat zaitun dan ada coretan garis-garis berwarna putih,Untuk ekor dan sayapnya memiliki warna hijau kecoklatan (hijau zaitun),sedangkan tenggorokan berwarna putih dan dada hingga ke perut berwarna abu-abu bercoretkan garis-garis putih dan juga pantatnya berwarna kuning.Lalu matanya berwarna merah,paruhnya hitam dan warna kakinya coklat tua.


                                                      Habitat:
                                                      Burung yang terbilang langka ini hidupnya di daerah rawa-rawa, paya-paya, di tepi hutan dan sekitar sungai.Untuk penyebaran dari burung yang menyukai daerah perbukitan dan dataran rendah ini dahulu kala banyak di jumpai di pulau jawa, kalimantan, sumatra dan semenanjung malaya.Namun semenjak tahun 80'an,burung ini ramai di buru,sehingga sekarang ini sangat jarang di temui dan sangat langka.Harganya pun meroket.


                                                      Perbedaan jantan dan betina:

                                                      • Gerakan untuk burung jantan lebih lincah dan agresif di bandingkan yang betina.
                                                      • Jka bertemu dengan lawan jenisnya maka yan jantan akan melakukan gerakan yang atraktif seperti mencoba merayu.Sedangkan yang betina akan mebuka paruh dan seperti anakan yang minta loloh (makan).
                                                      • Postur tubuh jantan lebih terlihat gagah (berdiri tegak),sedangkan betina sering merundukkan kepala.
                                                      • Suara jantan lebih lantang dan banyak variasi.



                                                      Monday, March 16, 2015

                                                      Burung Kapas tembak (Tukang ngebrem)

                                                      Burung kicau ini jika di lihat sekilas tampak seperti burung Cucak jenggot,untuk membedakan nya,burung Kapas tembak ini jambul dan jenggotnya tipis tidak setebal burung cucak jenggot,burung ini mempunyai bulu dada putih ke abu-abuan,dan bulu keseluruhan dominan abu-abu gelap.Sedangkan untuk burung Cucak jenggot bulu di dadanya cenderung putih ke kuning-kuningan dan keseluruhan dari bulunya berwarnya coklat.

                                                      Burung dari keluarga Pycnonotidae Kicauannya pun hampir sama,akan tetapi kapas tembak mempunyai suara yang lebih kasar dan tajam,sebenarnya burung ini pun bukanlah burung yang bertype fighter,namun burung ini akan marah jika merasa terganggu mislanya ada burung lain yang mendekati daerah teritorialnya.yakni dengan mengeluarkan suaranya yang khas dengan tembakan yang rapat,kasar dan tajam.. sehingga sangat cocok sekali untuk memaster burung lain seperti Murai batuPentetCucak ijoKacer dan lain-lain.. karena yang paling unggul dalam penilaian perlombaan sekarang ini adalah tonjolan tembakan dengan speed yang rapat.maka burung burung sangatlah cocok untuk di jadikan master.


                                                      Selain burung yang sering di pakai untuk mastering,burung ini pun sudah banyak di perlombakan.sehingga harga burung inipun naik daun.Seperti halnya burung Cucak jenggot,burung ini juga pemakan buah-buahan.

                                                      Untuk membedakan jenis kelamin dari burung ini  sama halnya seperti cucak jenggot,yakni:

                                                      • Memiliki postur tubuh yang lebih besar dan simetris.
                                                      • Dapat mengeluarkan suara isian,seperti kacer poci murai batu dan lain-lain.
                                                      • Tidak ngeleper saat di adu dengan burung lain.
                                                      • Postur bodynya lebih kecil dari yang jantan.
                                                      • Suaranya lebih cenderung tembakan.makanya burung betina ini yang sering di jadikan master dan
                                                        yang sering buat lomba.
                                                      • Sebagian besar dari burung ini sayapnya
                                                        akan ngeleper saat di  trek dengan burung lain.

                                                      Sunday, March 15, 2015

                                                      Ciri-ciri Cucak jenggot jantan dan betina

                                                      Burung kicau ini memiliki nama latin Alopoxius bress atau dalam bahasa inggris bernama Grey cheeked bulbul,ini adalah keluarga Pycnonotidae.karena mempunyai jenggot burung ini di sebut Burung Cucak jenggot.

                                                      Burung pemakan buah-buahan ini dulunya terbilang murah dan cuma sebagai burung masteran karena mempunyai suara besetan yang khas dengan tembakan yang cukup rapat.Namun seiring berjalannya waktu,burung jenis ini di ikut sertakan dalam perlombaan burung kicau.. sehingga harganya pun melonjak naik hingga mencapai jutaan untuk burung berprestasi..

                                                      Kebanyakan burung yang moncer dari jenis ini adalah betina.Di karenakan suara dari Cucak jenggot betina lebih monoton dan sering keluar tembakan-tembakan yang rapat dan panjang... kalo suara jantan dari burung ini lebih bervariasi dan mengeluarkan isian-isian..

                                                      Di alam liar burung ini sebenarnya bukan burung type fighter (petarung).Tetapi burung ini akan berubah jadi ganas jika ada mahluk yang di rasa mengganggu daerah sarangnya.dan berupaya untuk melindungi diri dari apa yang mengganggunya.

                                                      • Badannya lebih besar dan simetris dari pada betina.
                                                      • Saat bertarung burung jantan sayapnya tidak ngleper.
                                                      • Kicauannya punya variasi yang lebih banyak.
                                                      • Warna dadanya cenderung lebih di dominasi bulu warna kuning
                                                      • mempunyai kloaka sempit


                                                      • Badannya lebih kecil dari pada burung yang jantan.
                                                      • Saat di trek,maka sayapnya ngleper.
                                                      • Kicauannya lebih monoton dan jarang sekali yang mempunyai variasi.
                                                      • Warna dadanya cenderung lebih di dominasi bulu warna putih.
                                                      • Mempunyai kloaka yang lebar.
                                                      • Saat dewasa burung ini kadang bisa bertelur sendiri.ini bisa terjadi karena kebanyakan EF.